Wurzburg City Tour \^O^/

So, lanjut ke cerita training ya! Jadi, akhirnya kami dijemput menuju kawasan kantor & manufakturi….ing… EH, KOK UDAH PADA NGUAP BACANYA? Ini beneran mau tau cerita saya pas training nggak sih? Hah, enggak? Bosenin? Yaelaaah.. Trus maunya gimana? Skip aja? OKE kalau maunya situ gitu! *ala sinetron*

Long story short. Kami harus meninggalkan Lauda karena training sudah berakhir. Meski begitu, kami ada dikasih waktu ekstra untuk jalan-jalan. Ya secara, sudah jauh-jauh kemari gitu lho. Cuma karena Lauda ini super sepi (harus berapa kali saya ngetik fakta ini sih? :P), kami disarankan untuk eksplor kota tetangga yang lebih besar. Maka siang itu meluncurlah kami ke Wurzburg dengan naik kereta. Pak Phillip dengan baik hati mengantar kami ke stasiun. Perjalanan sampai di stasiun hanya sekejapan mata, dan pak Phillips pun dengan baik hati membimbing kami membeli tiket di vending machine. Jadi nggak bingung lagi seperti waktu di stasiun Frankfurt dulu itu. XD Perjalanan menuju Wurzburg berjalan lancar tanpa drama. Dari stasiun kami jalan kaki menuju hotel, yang waktu itu terasa lumayan jauh soalnya masih mencari-cari juga jalannya. Jadi rasanya nggak ketemu-ketemu. Jauh pisan euy! Untung sepanjang perjalanan bertemu dengan bangunan-bangunan yang indah, lumayan terhibur jadinya. Pict 008  Picture 072 Dan hari pun begitu cepat menggelap. Perut mulai teriak-teriak minta diisi. Akhirnya meski capek, mau tak mau kami keluar. Di tengah angin yang berhembus dingin, kami terdampar di kedai pizza ekspress dan pesan takeaway buat dimakan di hotel. Dan setelah makan, zzzz… teler semua, kecapekan. 😛 Esok harinya, kami nekat menjelajahi kota. *Ya menurut lo, jauh-jauh kesini trus bobok-bobok manis aja gitu di hotel? wkkwkwk* Berbekal petunjuk di internet, kami pun mencari tourist information yang lokasinya dekat dengan Dom St Killian, salah satu site wisata disana. Yang mana ternyata dekat sekali dengan pasar tradisional disana. Yay! Picture 164 Picture 166 Picture 173 Pasarnya cantik, bersih dan gak becek *eaaa* Soalnya cuma jual sayur mayur, buah, pakaian, dll yang kering-kering. Gak ada tuh yang jual daging/ayam/ikan yang kadang bikin becek dan bau. Daging dan sebangsanya dijual di toko khusus. Tapi yang asoy adalah harga2nya. Tomat aja sekilo bisa sekian2 euro. Lah di Jakarta paling juga ga ada 16.500 rupiah (1 euro) ‘kali.. Ya gak? Masak tomat harganya sama dengan apel? Apa disana susah kali ya nanem tomat? (bu, terus aja tuh bahas tomatnya, wkwkwk) Tapi seru sih. Apalagi menjelang natal gini, pasar jadi meriah dengan aneka keperluan natal. Hiasan pohon natal, aneka dekorasi rumah, perlengkapan baking buat bikin kue2 natal, etc.. Etc.. Pasar juga jadi berdandan cantik. Balik ke rencana jalan-jalan.. Di tourist information, kami mendapatkan city map yang akhirnya menjadi panduan kami untuk tur keliling kota. Di situ juga jual souvenir yang akhirnya kami beli buat keluarga&teman di tanah air. Usai keliling pasar, kami pun lanjut untuk jalan kaki mengikuti rute City Tour sebagaimana yang ada di peta. Wurzburg benar-benar kota tua yang indah. Kotanya kecil, namun bangunannya benar-benar klasik, terpelihara keasliannya. Mungkin kalau mau renovasi juga tidak boleh mengubah wajah asli bangunan, ‘kali ya. Rute city tour mencakup kunjungan melintasi kota melewati site-site bersejarah, berawal dari tourist information dan berakhir lagi disana pula. Cuaca yang dingin dan suasana meriah menyambut natal membuat langkah kami ringan berjalan kaki luamayan jauh. Apalagi kotanya teratur ya. Ramah pejalan kaki pokoknya. Jadi kami enjoy saja. Nggak kebayang kalau harus tur keliling Jakarta jalan kaki. Ya, abaikan kotanya yang luas. Tapi coba deh, jalan kaki dari Monas ke bunderan HI. Deket kan? Tapi mau nggak sampeyan? Dijamin ogah. Sudahlah panas gremobyos, jalan di trotoar pun bisa ketabrak sepeda (penjual kopi) atau motor (nekat). Menyeberang jalan juga musti ekstra hati-hati. Wah.

Pict 107Pict 108 Juliuspital

Picture 214Kemegahan the Residence yang konon masuk dalam Unesco Heritage

Picture 211Keren mana saya sama patung yang di belakang ini? Pasti saya dong? Ya kan? Absolut ya kan? Hihihi..

2 thoughts on “Wurzburg City Tour \^O^/

  1. Haha.. mama mana cerita bola saljunya? Aku request cerita bola salju after arrival? Cerita serunya membagi bola salju+ tanggapannya… *Penasaran*

    • Udah diposting tuh cyn, Wurzburg part 2-nya. Sayangnya poto2nya belum ada, nyusul deh. Soal bagi-bagi snowball, yang pasti suasana suasana aman terkendali. Semua kebagian. Ya secara, koper isinya snowball semua. Mau dagang kali ye. Hahaa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s