Posting Geje di Hari Kejepit

Wow.

Rada terhenyak juga saya waktu menyadari kalau blog ini terakhir diisi tahun lalu. Tahun lalu mboookk.. Kalau rumah udah jadi apa tau tuh, lumutan dan banyak sarang laba-laba ‘kali ya.

Hmmmmm.. Tapi trus balik lagi. Bingung mau nulis apa.

Sudah setahun berlalu, dan saya masih disini. Di kantor saya yang letaknya di ujung dunia, masih harus tabah mengukur jalan 3 jam perhari dari rumah-ke kantor. Itu durasi minimal ya, tolong dicatat :P. Kenapa belum pindah rumah, itu masalah piti dan kemantapan hati hehe.

Masih jadi staf peneliti dengan berbagai aktivitas sampingan apapun, kadang merangkap staf pembelian, staf administrasi, staf analis, staf ahli (eh nggak ding), staf apapun lah yang diminta si bos, asal ga diminta bikinin kopi aja deh.. lah emangnya saya opisboi. Masih belum sekolah. Masih suka galau karena berbagai sebab dan kadang tanpa sebab (eh! hehe).

Yang paling sering bikin saya galau adalah, instruksi bos untuk memperdalam ilmu. Bukannya saya nggak mau. Mau banget dong. Secara sebagai peneliti, ilmu saya masih super cetek. Tapi kalau disuruhnya pergi 3 bulan meninggalkan keluarga ya saya galau berat lah. Keluar negeri pula. Terakhir kemarin adalah kali kesekian. Saya diminta apply visit research dengan sponsor NEF, ke Jepang. Mau langsung nolak kok kayak minta dijambak, eh dipecat. Bolak balik kok bilang nggak melulu. Boss saya pasti super gemes ya. Ya saya paham, kondisi di kantor pasti butuh banget penguatan kompetensi SDM-nya, biar kualitasnya nggak kayak saya sekarang ini, yang apa-apa nggak tau. Kalau generasi di atas saya sudah pensiun semua, trus mau jadi apa? Tapi saya ini perempuan, yang kebetulan nggak kayak wanita pekerja lain, ambisi di karirnya nggak menggebu-gebu. Prioritas saya adalah keluarga, sampai kapanpun. Itu kenapa saya waktu milih sekolah lagi juga yang lokasinya dekat (mudah-mudah keterima, anyway). Jadi… gimana kalau para profesor Jepang itu yang kesini bawa ilmu sama alat-alatnya yang canggih-canggih trus dihibahkan..? Haha, maunya mboookk.. Banguuun.., jangan ngelindur. Lha gimana? Trus ditambah lagi suami saya nggak (belum) ridlo, mosok saya nekat. Diridloi suami aja saya masih maju mundur buat berangkat…

Ya beginilah, saya masih gini-gini aja, tapi ya alhamdulillah masih bekerja, bantu-bantu kumpulin sekeping dua keping tiga keping rupiah buat keluarga, sedikit-sedikit semoga berkah. Aaamiinnnn..

Cerita apalagi ya?

…………………..

Cerita panci aja? Gak mau? Yakin? Saya baru beli panci baru loh. Ya trus? Hihi. Ya udah cerita inisial artis yang lagi heboh aja? Eh,masih di bawah umur? Jalak jambul kuning, mau? Cerita anak-anak yang ditelantarin di Cibubur? Mumpung saya baru diceritain temen kantor tadi pas makan siang? Gak juga? Garuk-garuk tembok………..

Ah ya sudahlah sekian aja posting nggak jelas saya ini. Semoga yang (kebetulan) baca nggak ikutan pengen garuk-garuk tembok. Saya mau bikin rencana jalan-jalan buat besok aja ahh…. Tapi nanti aja deh di bis jemputan. Sekarang balik kerja dulu. Eh tapi mau ke belakang dulu ah… 😛

Au revoir my blog.

Advertisements